•  
  • .................................
Kamis, 30 Juni 2011 - 10:33:14 WIB
Menteri PDT: Bedah Desa Solusi Penghentian Pengiriman TKI
Diposting oleh : Estede Esperanza
Kategori: Budaya - Dibaca: 184 kali

Sumut - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini menyebut program bedah desa sebagai salah satu solusi untuk menghentikan keinginan masyarakat desa bekerja di luar negeri. Tugas kepala daerah berperan penting untuk membangun daerah.

"Program bedah desa yang dilakukan PDT merupakan salah satu upaya untuk menekan masyarakat untuk bekerja di luar negeri," ujar Helmy.

Helmy mengatakan itu saat berbincang dengan detikcom di sela-sela kunjungan kerjanya di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Kamis (30/6/2011).

Menurut politisi PKB ini, bedah desa yang dimaksud adalah dengan menggiatkan dan membangun produk unggulan daerah dan memanfaatkan lahan-lahan tidur.

"Khusus untuk kaum perempuan bisa dialirkan ke product home industry," kata mantan anggota DPR ini.

Posisi PDT dalam pembangunan di daerah tertinggal dan perbatasan yakni berfungsi mengkoordinasi. "Memang ada anggaran. Tapi sifatnya hanya untuk menstimulus program-program yang ada di daerah," terangnya.

Helmy berpesan kepada kepala daerah yang tergolong wilayahnya masuk dalam kategori tidak mampu jangan hanya menunggu bantuan dari pusat untuk bekerja.

"Mereka harus membuka mata dengan potensi yang ada di daerahnya. Kita ingin membentuk daerah secara realistis," ujar menteri termuda di KIB jilid II ini.

Terkait masalah anggaran, lanjut Helmy, dana alokasi khusus (DAK) yang telah diatur di dalam undang-undang belum adil untuk daerah tertinggal. Karena saat ini sebagian besar DAK masih untuk daerah maju.

"Padahal daerah maju sudah mendapat dana alokasi umum (DAU), jadinya dobel. Ini yang tidak adil karena DAK dan DAU itu hanya dirasakan oleh daerah-daerah yang sudah maju," tutup Helmy.


(fiq/nik)

    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)