Selasa, 26 Juli 2011 - 15:13:01 WIBKegiatan Nate Robinson Mantan Juara Slam Dunk NBA di Indonesia
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Olahraga - Dibaca: 221 kali

PENGGEMAR bola basket Indonesia kembali mendapat kunjungan istimewa
dari bintang kompetisi basket Amerika Serikat (NBA). Setelah beberapa
waktu lalu sejumlah mantan pemain, kini giliran pemain aktif yang hadir.
Nate Robinson, poin guard Oklahoma City Thunder.
Di Indonesia, pebasket berusia 27 tahun ini hadir di final liga
basket pelajar pada 23 Juli di DBL Arena Surabaya, sekaligus program
Honda Development Basketball League (DBL) 2011. Tidak hanya itu, selama
dua hari berturut-turut, 24-25 Juli, ia juga melatih pemain-pemain SMA
terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.
Di hari terakhir sebelum terbang kembali ke AS, ia berada di jakarta
untuk mengikuti pelbagai kegiatan komersil dan non-komersil. Nate
mengaku sudah tak sabar ingin datang ke Indonesia, dan merasakan
atmosfer bola basket, terutama di kalangan remaja.
"Saya belum pernah ke Indonesia, negara yang sungguh jauh. Di sisi lain,
saya sangat bersemangat untuk merasakan langsung suasana antusiasme
terhadap basket ini. Saya pikir Indonesia bisa menjadi basis luar biasa
bagi penggemar NBA khususnya, dan basket umumnya," sebut Nate, di rilis
panitia.
Pria yang akrab dipanggil Nate the Great ini berjanji untuk memberikan
beberapa hal terbaik yang dimilikinya, termasuk aksi slam dunk, yang
sudah membuatnya tiga kali menjadi raja di ajang NBA All Star Game.
"Beberapa orang sudah menceritakan padaku kalau banyak penggemarku di
Indonesia. Mereka sangat antusias, dan itu membuatku lebih dari sekedar
senang. Sungguh, saya tak bisa membayangkan bagaimana antusiasme mereka.
Saya akan memberikan apa yang kumiliki, dan berharap ada pebasket
Indonesia yang berkiprah di dunia internasional," tukas Nate.
Eks Boston Celtics dan New York Knicks ini terkenal dengan lompatan
vertikal yang mencapai 110 cm alias masih memegang sejarah tertinggi di
NBA. Posturnya yang pendek, 175 cm, terpendek kedua setelah Earl
Boykins, bukan halangan baginya untuk berprestasi.
"Postur memang penting, tapi itu bukan hal utama. Mental, kreasi dan
kerja keras adalah bagian paling krusial yang harus dimiliki seorang
pebasket di level NBA. Saya pikir, seharusnya makin banyak pebasket Asia
di NBA, dan kesempatan itu terbuka lebar," cetusnya.
Sepanjang karier sejak musim 2006/2006, Nate meraih angka rata-rata
111,3 per gim, dengan titik tertinggi saat membela New York Knicks di
musim 2008/2009, yakni rata-rata 17,2 angka per gim.
Sumber berita: Tribunenews.com

- Laga Ditunda, Indonesia Ungguli Vietnam 2-0
- Nature Secret – Coarse Rice Biscuit
- Natures Secret – Gins Cafe
- Natures Secret – Cooling Tea
- FOREDI (Special untuk Pria)
Isi Komentar :





Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 